Tampilkan postingan dengan label Artikel Kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Kimia. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Oktober 2014

OPTIMASI KONDISI PRODUKSI PEKTINASE DARI Aspergillus niger Vol. 2, No.1 http://kimia.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jikub/article/view/479/196



ABSTRAK
Pektinase merupakan enzim yang dapat memecah senyawa pektin menghasilkan asam galakturonat. Pektinase dapat diisolasi dari berbagai mikroorganisme salah satunya adalah Aspergillus niger. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi optimum produksi pektinase meliputi pH, temperatur dan waktu fermentasi Aspergillus niger. Sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum produksi pektinase oleh Aspergillus niger yaitu pada pH 5, temperatur 40 oC dan waktu  fermentasi selama 96 jam dengan konsentrasi pektinase sebesar 7.99 µg/mL dan aktivitas sebesar 20.14 unit.

PENDAHULUAN
Berkembangnya sektor industri sekarang ini memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan  penggunaan enzim sebagai biokatalisator, seperti dalam bidang minuman. Enzim memiliki sifat-sifat spesifik yang sangat menguntungkan yaitu, efisien, selektif, mengalami reaksi tanpa efek samping dan ramah lingkungan. Mikroorganisme merupakan sumber enzim yang paling banyak digunakan daripada hewan dan tumbuhan, karena mikroorganisme memilki pertumbuhan yang cepat dan tumbuh pada berbagai jenis substrat. Pektinase dapat diisolasi dari Aspergillus niger, Bacillus coagulans, Bacillus firmus, Bacillus subtilis dan Penicillium chrysogenum. Aspergillus niger merupakan salah satu jenis kapang yang sering digunakan pada kultivasi media padat untuk menghasilkan pektinase. Kapang ini dapat ditumbuhkan pada media padat yang banyak mengandung nutrien polisakarida yang berfungsi sebagai sumber karbon. Pektinase atau enzim pektinolitik merupakan salah satu enzim yang banyak digunakan dalam sektor komersial, terutama digunakan sebagai biokatalis pada proses penghancuran buah dan penjernihan sari buah. Pektin merupakan polimer dari asam D- galakturonat yang dihubungkan oleh ikatan 1-4 glikosidik [6,7]. Pada penelitian ini dilakukan optimasi produksi pektinase secara fermentasi oleh Aspergillus niger.

METODE PENELITIAN
Bahan dan Alat :
v  Kultur murni Aspergillus niger diperoleh dari laboratoriun Mikrobologi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Brawijaya Malang.
v   KH2PO4, CaCl2, (NH4)2SO4, MgSO4.7H2O, NaOH, CuSO4.5H2O, NaKC4O6H4, Na2SO3, asam dinitrosalisilat (DNS), C6H5OH, C6H12O6, CH3COOH, CH3COONa, C6H8O7, NaC6H5O7, Na3PO4 monobasis, Na3PO4 dibasis, Na2CO3, NaHCO3.
v  Pepton (Oxoide), kasein, citrus pektin (Merck), tepung agar, urea dan dextrosa. Bahan lain yang digunakan adalah kentang dan akuades.

 Peralatan :
Seperangkat alat gelas, magnetic stirrer, jarum ose, bola hisap, kertas saring Whatman No. 40, syringe, kapas steril, oven, neraca analitik (Mettler Toledo AL 204), penangas air (Wemmert W 200), inkubator (Heraeus Type B 5042), pH meter (Inolab WTW), autoklaf (All, American Model 20X), shaker (Edmund Buhler SM 25 24B), sentrifuse dingin (Juan MR 1889), penangas listrik (Janke-Kunkel), refrigerator, Spektrofotometer UV-Vis (Shimadzu Model 160A double beam), laminal flow air, aluminium foil dan botol sampel.

PROSEDUR KERJA
Produksi dan Isolasi Pektinase
            Aspergillus niger yang telah ditumbuhkan dalam media padat agar miring disuspensikan ke dalam 2 mL akuades steril menggunakan jarum ose.
Uji Kadar Protein
            Penentuan kadar protein dilakukan dengan metode Biuret. Sebanyak 2 mL larutan enzim ditambah 8 mL reagen Biuret dan 2 mL larutan kasein, kemudian dikocok dan diinkubasi pada temperatur 50 oC selama 30 menit.
Uji Aktivitas Pektinase
            Tabung reaksi sebanyak 2 buah masing-masing diisi 1 mL susbtrat pektin 0,5 % (b/v). Larutan diukur serapannya pada panjang gelombang 495 nm.

HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil dari penelitian ini membahas kondisi optimum produksi pektinase oleh Aspergillus niger meliputi pH, temperatur dan waktu fermentasi.

KESIMPULAN
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kondisi optimum produksi pektinase dari Aspergillus niger yaitu pada pH 5, temperatur 40 oC dengan waktu fermentasi selama 96 jam menghasilkan ekstrak kasar pektinase dengan konsentrasi 7.99 µg/mL dan aktivitas 20.14 unit.

Minggu, 28 September 2014

Berbagai Manfaat dan Keuntungan dalam Mengkonsumsi Yogurt



Pasti anda sudah tahu minuman sehat yang satu ini, yaitu yogurt . Pernahkah anda mengkonsumsi yogurt? Seberapa sering anda mengkonsumsi yogurt dalam seminggu? Bagi anda yang jarang mengkonsumsi yogurt atau bahkan belum pernah sama sekali mengkonsumsi susu sehat ini, mulai dari sekarang anda harus mencobanya. Yogurt tidak hanya memiliki rasa yang enak saja, tetapi manfaat yogurt bagi kesehatan sangatlah berlimpah bila anda meminumnya tiap hari.
Bagi anda yang belum tahu apa itu yogurt, Yoghurt atau yogurt, adalah susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri. Yoghurt dapat dibuat dari susu apa saja, termasuk sari kacang kedelai. Produksi modern saat ini didominasi susu sapi. Fermentasi gula susu (laktosa) menghasilkan asam laktat yang berperan dalam protein susu untuk menghasilkan tekstur seperti gel dan aroma unik pada yoghurt. Yoghurt tersedia dalam beraneka macam rasa, rasa alami, rasa buah, rasa vanilla, atau rasa cokelat juga populer.
Kapankah waktu yang terbaik untuk mengkonsumsi yogurt? Apakah sebelum makan atau sesudah makan, apakah waktu pagi, atau waktu malam? Yogurt baik untuk dikonsumsi kapan pun dan bila kita berbicara tentang benefit dari probiotik yang terdapat dalam beberapa jenis yogurt, maka efek dan benefit dari probiotik tersebut akan terasa dalam jangka waktu yang lebih panjang, sehingga kemungkinan besar tidak akan berbeda terlalu banyak kapanpun kita mengkonsumsi yogurt tersebut setiap harinya.  Selain itu, mengkonsumsi yogurt pada waktu kapan pun akan jauh lebih baik daripada mengkonsumsi “junk food” :)

Proses Fermentasi Yoghurt

Fermentasi adalah proses yang berlangsung dalam keadaan anaerob, dimana dalam proses ini tidak melibatkan serangkaian transfer elektron yang dikatalisis oleh enzim yang terdapat dalam membran sel.

Pada umumnya pemecahan karbohidrat berlangsung melalui suatu degradasi dari gula monosakarida yaitu glukosa menjadi asam piruvat. Selain menghasilkan asam piruvat sebagai produk akhir juga dihasilkan 2 molekul NHDH yang harus dioksidasi. Tergantung pada tipe mikroorganisemenya asam piruvat (CH3COCOOH) dimetabolismekan lebih lanjut untuk menghasilkan produk akhir fermentasi. Produk akhir fermentasi tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi mikroba yaitu dengan cara melihat hasil-hasilnya dari pemecahan glukosa (Winarno dan Fardiaz, 1994; Priani, 2003). Bakteri L. bulgaricus & S. thermophilus menghasilkan produk akhir fermentasi berupa asam laktat sehingga keduanya sering disebut bakteri asam laktat (lactic acid bacteria).

Bakteri L. bulgaricus dan S. thermophilus mengurai laktosa (gula susu) menjadi asam laktat dan berbagai komponen aroma dan citarasa. L. bulgaricus lebih berperan pada pembentukan aroma, sedangkan S. thermophilus lebih berperan pada pembentukan citarasa.

Menurut Winarno dan Fardiaz (1994), pada mikroba yang menjalankan fermentasi, energi yang dihasilkan sedikit sekali karena elektron yang terbentuk tidak diubah menjadi energi tetapi ditangkap oleh asam piruvat sehingga terbentuk asam laktat. Pemecahan asam piruvat menjadi asam laktat sering disebut fermentasi asam laktat, sepertiterlihat pada reaksi di bawah ini:


                                           
 Secara singkat pemecahan glukosa oleh bakteri asam laktat dapat dituliskan sebagai berikut:

 

                                                                                           

Manfaat dan Khasiat Yogurt bagi Kesehatan

1. Meremajakan Wajah (Anti Aging)
Yogurt yang kaya kandungan asam laktat, penting perannya sebagai komponen dalam prenting bahan kimia untuk proses pergantian kulit. Menurut Hema Sundaram, MD. ahli hermatologi mengatakan "Pengelupasan lapisan atas kulit dapat membersihkan noda dan menyebabkan perubahan warna, bahkan dapat mengurangi kerutan-kerutan halus pada permukaan kulit".

2. Pembersih Perabot Ramah Lingkungan
Perabot rumah tangga sangat rawan terhadap debu yang menyebabkan kusam. Yogurt dapan menjadi bahan pembersih dan mampu membuat berkilau dan mengkilapkan perabotan berbahan kuningan. Seorang pakar lingkung dan penulis buku 'Better Basics for the Home' bernama Annie Bond mengatakan bahwa Asam laktat yang terkandung berfungsi merotokan kotoran atau kerak debu yang menempel pada perabotan."

3. Memperlancar Pencernaan dalam Tubuh
Menurut ahli kuliner dan gizi, Robin Plotkin, RD, Kandungan probiotik yang merupakan bakteri baik dalam yogurt mampu membuat keseimbangan mikroflora dalam usus yang berperan penting dalam proses pencernaan usus dan menjaga kebugaran tubuh.

4. Menjaga Kesehatan Jantung
"Yoghurt adalah bahan makanan rendah lemak bisa jadi bahkan bebas lemak sehingga baik untuk kesehatan jantung. Alvaro Alonso, MD, PhD, seorang profesor di University of Minnesota mengatakan bahwa mengkonsumsi yogurt dengan porsi tepat mampu mencegah atau setidaknya menurunkan risiko serangan darah tinggi". Hal ini disebabkan karena kandungan protein dalam susu mampu mengendalikan tekanan darah, magnesium, kadar kalsium, potasium serta efektifitas nya dalam penurunan tekanan darah.

5. Menjaga Kekebalan Tubuh Terhadap Bakteri Jahat (Antimikroba)
Selain asam laktat yang dihasilkan yoghurt, dihasilkan pula zat yang bersifat antimikroba yang menghasilkan antibiotik dan beberapa bakteri baik yang mencegah serangan bakteri jahat yang dihasilkan oleh asam asetat dan hydrogen peroksida.

6. Mencegah Timbulnya Candida Albicans
Candida Albicans, merupakan jenis jamur penyebab penyakit wanita yang disebut vaginitis yang merupakan penyakit kelamin yang menyebabkan rasa gatal dan ketidaknyaman pada bagian kelamin wanita. Jamur Candida Albican mampu dikendalikan pertumbuhannya oleh bakteri probiotik.

7. Sebagai Pencegah Osteoporosis
Penyerapan Kalsium dan fosfor yang berfungsi untuk kekuatan tulang dihasilkan oleh asam laktat yang memproduksi metabolit. Metabolisme tulang juga mampu berjalan baik karena yoghurt membantu memproduksi vitamin K yang berpera penting dalam hal ini.

8. Mendukung Proses Pencernaan Laktosa
Minuman hasil fermentasi dan yoghurt lebih mudah dicerna oleh tubuh daripada susu tanpa proses fermentasi sehingga baik digunakan sebagai alternatif bagi penderita ketidak mampuan mencerna laktosa susu atau laktose intolerance.

9. Pencegah Tumor dan Kanker 
Efek anti tumor didapat dari Lactobasillus achidophilus dan Lactobasillus bulgaricus yang dihasilkan yoghurt. Kanker rahim dan kanker prostat mampu di cegah oleh kandungan yoghut dengan kandungan asam folat dan seng.


Adapun langkah prosedur pembuatan yoghurt sebagai berikut :
1.Siapkan susu yang sudah dicairkan dengan air matang sebanyak 1 liter lalu tambahkan susu krim sebanyak 15%.
2. Masak dengan api kecil sambil diaduk terus selama 30 menit tetapi jangan sampai mendidih. Hal ini hanya bertujuan untuk menguapkan air sehingga nantinya akan terbentuk gumpalan atau solid yoghurt.
3. Jika sudah, solid yoghurt lalu diangkat dan didinginkan kira-kira sampai hangat-hangat kuku baru kemudian ditambahkan bibit yoghurt sebanyak 2 – 5% dari jumlah yoghurt yang sudah mengental tadi. Bibit yoghurt memang tidak dijual di pasaran secara bebas tetapi dapat anda peroleh di salah satu toko. Atau secara sederhananya kita dapat menggunakan yoghurt yang plain (tanpa rasa tambahan), tanpa gula dan tanpa aroma sebagai bibit yoghurt.
4. Diamkan selama 24 jam dalam wadah tertutup untuk menghasilkan rasa asam dan bentuk yang kental.
5. Semakin tinggi total solidnya maka cairan bening yang tersisa semakin sedikit, dan yoghurt yang dihasilkan semakin bagus. Solid yoghurt yang belum diberikan tambahan rasa ini dapat juga dijadikan bibit yoghurt untuk pembuatan selanjutnya.
6. Setelah berbentuk yoghurt dapat ditambahkan sirup atau gula bagi yang tidak kuat asamnya, bahkan bisa ditambahkan dengan perasa tambahan makanan seperti rasa jeruk, strawberry dan leci, dll. Yoghurt dapat disajikan tidak hanya sebagai minuman, tetapi juga dapat disajikan bersama salad buah sebagai sausnya ataupun sebagai bahan campuran es buah.
7. Yoghurt yang sudah jadi dapat ditempatkan di wadah plastik ataupun kaca. Kalaupun kita ingin menggunakan wadah plastik sebaiknya yang agak tebal, akan tetapi bila ingin menyimpan yoghurt untuk waktu yang lebih lama sebaiknya menggunakan wadah kaca.
Kebersihan merupakan hal yang harus sangat kita perhatikan, sehingga sebaiknya semua alat yang digunakan direbus terlebih dahulu dalam air mendidih selama 5-10 menit. Apabila kebersihan tidak dijaga dapat mengakibatkan yoghurt tidak jadi, dengan ciri-ciri tidak berasam walaupun berbentuk solid, di permukaan solid ditumbuhi jamur yang berbentuk bintik-bintik hitam dan berbau asam yang sangat tajam.

Ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu :
1. Yoghurt tidak boleh terkena sinar matahari.
2. Tidak boleh ditaruh dalam suhu ruangan, harus disimpan dalam suhu dingin/kulkas tetapi juga tidak boleh diletakkan dalam freezer. Yoghurt tidak boleh disimpan dalam freezer karena bahan dasar yoghurt yang berupa susu dapat pecah dan justru itu akan merusak yoghurt.

Sumber :